Senin, 01 April 2019

Sore itu saat keluar dari kampus aku menghela nafas panjang, bandung kali ini terasa dingin; tanpa kamu. Aku susuri jalan menuju pulang, sambil ku tengok kanan dan kiri siapa tau kau ada diatara motor yang berlalu lalang. Aku tancap gas sambil mengingat kau, brengsek! tidak fokus dengan jalanan pikiranku terus ke arahmu. Setiabudhi, pernah malam itu aku bersama kau tertawa-tawa bahagia ku peluk kau dari belakang dengan erat seakan tak mau lepas. Pernah juga Jembatan pasopati tengah malam dilewati berdua, rumah makan padang selalu jadi incaran saat lapar datang; murah dan banyak katamu. Tak perlu mewah, yg penting kamu disebelahku. Senang mengingat apa yang pernah dilakukan berdua, tanpa sadar aku menitikan air mata; aku ingin kau bukan yg lain, kembalilah. Hangatnya pelukanmu membuatku nyaman "satu menit" katamu, sambil terus memeluk erat. Genggaman tanganmu membuatku tak ingin melepas, tetap tinggal. Tingkahmu yang kadang membuatku kesal sekaligus membuatku rindu juga. Mustahil aku melepaskanmu, kembalilah aku menunggu kepulanganmu.

Bersambung dulu.